<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Apa Kabar Jogja &#187; PARIWISATA</title>
	<atom:link href="http://www.apakabarjogja.com/category/pariwisata/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.apakabarjogja.com</link>
	<description>city of culture and excellence in information technology trend</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Dec 2011 10:25:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>SILOAM SALURKAN BANTUAN BUAT EKS-WBLP</title>
		<link>http://www.apakabarjogja.com/siloam-salurkan-bantuan-buat-eks-wblp/</link>
		<comments>http://www.apakabarjogja.com/siloam-salurkan-bantuan-buat-eks-wblp/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Dec 2011 10:25:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ARM</dc:creator>
				<category><![CDATA[PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBANGUNAN]]></category>
		<category><![CDATA[PROFESI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.apakabarjogja.com/?p=2462</guid>
		<description><![CDATA[GPSY (Griya Pemulihan Siloam Yogyakarta) adalah sebuah  lembaga yang care terhadap narkoba. Ini dapat disimak  dari berbagai aktivitasnya. Di dalam GPSY ada divisi  rehabilitasi untuk narkoba serta divisi  rehabilitasi untuk pasien yang mengalami gangguan kejiwaan. Siloam juga melakukan pendampingan bagi napi yang sekarang disebut WBLP (Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan) maupun eks-WBLP. Warga yang sudah keluar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>GPSY (Griya Pemulihan Siloam Yogyakarta) adalah sebuah  lembaga yang care terhadap narkoba. Ini dapat disimak  dari berbagai aktivitasnya. Di dalam GPSY ada divisi  rehabilitasi untuk narkoba serta divisi  rehabilitasi untuk pasien yang mengalami gangguan kejiwaan. Siloam juga melakukan pendampingan bagi napi yang sekarang disebut WBLP (Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan) maupun eks-WBLP.</p>
<p>Warga yang sudah keluar dari lapas kemudian mendapatkan pendampingan di sektor usaha. Dan mereka akhirnya mengalami recovery secara ekonomi. Selama orangtuanya berada di lapas, banyak anak-anak mereka yang tidak dapat meneruskan pendidikannya.</p>
<p>Tahun 2010 GPSY pernah menyalurkan bantuan dari Kemensos untuk pengembangan ekonomi produksi. Masing-masing keluarga mendapatkan Rp 7,5 juta. Warga binaan Siloam yang mendapatkan bantuan sebanyak 20 kepala keluarga.</p>
<p>Sedangkan tahun 2011 ini Siloam kembali mendapatkan kepercayaan dari Kemensos dan Dinas Sosial Provinsi DIY untuk menyalurkan bantuan kepada warga eks napi dalam bentuk permakanan dan kebutuhan dasar sebesar Rp 1.090.000 tiap orang. Seluruh warga binaan yang mendapat bantuan sebanyak 20 orang yang tersebar di kota dan 4 kabupaten di DIY.</p>
<p>Mereka merasa bersyukur mendapat bantuan yang dilaurkan Siloam ini. Sekurang-kurangnya mereka mendapatkan bantuan untuk mendukung keseharian mereka. Sebab cukup banyak diluaran, pasca menyelesaikan rehabilitasi di lapas, mereka hidup di bawah garis kemiskinan. Justru mereka harus ditolong supaya tidak jatuh lagi ke masalah yag berhadapan dengan hukum.</p>
<p>Salah satu yang mendapatkan bantuan adalah mantan petinju amatir tingkat nasional berinsial AA, yang kini mukim di Gunung Kidul. Berbagai prestasi pernah diraihnya. Namun, sampai saat ini AA belum mendapakan pekerjaan tetap. Alangkah bahagianya keluarga AA bila KONI Gunung Kidul maupun DIY segera menunjukkan  kepeduliannya.  Umpamanya dengan mengangkat AA sebagai pelatih tinju.</p>
<p>Sungguh sangat prihatin melihat anak-anak bangsa, seperti AA ini, yang mempertaruhkan jiwa raganya untuk mengharumkan nama bangsa dan nama daerah tempat tinggal sang atlit, namun……mereka hidup seperti itu. Mereka patut ditolong sesegera mungkin. Semoga. ***</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.apakabarjogja.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.apakabarjogja.com/siloam-salurkan-bantuan-buat-eks-wblp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DUSUN PUN SELENGGARAKAN GELAR BUDAYA</title>
		<link>http://www.apakabarjogja.com/dusun-pun-selenggarakan-gelar-budaya/</link>
		<comments>http://www.apakabarjogja.com/dusun-pun-selenggarakan-gelar-budaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Jan 2011 07:32:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ARM</dc:creator>
				<category><![CDATA[PARIWISATA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.apakabarjogja.com/?p=2437</guid>
		<description><![CDATA[Gelar Budaya kian marak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dusun pun menyelenggarakan Gelar Budaya seperti yang ada di Plumbon, Banguntapan Bantul, Sabtu 22 Januari 2011. Tema yang diangkat panitia adalah: “Mencintai tradisi dan budaya sebagai sebuah cermin kearifan yang memberikan penyadaran terhadap nilai-nilai sosial, budaya dan agama”. Kepala Dinas Pariwisata Prov DIY Tazbir SH, M.Hum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 240px"><img src="https://lh4.googleusercontent.com/_buhyK7bVuGg/TZ1J_c-dYiI/AAAAAAAAABU/qcJ_BGvhKSQ/plumbon1.jpg" alt="" width="230" height="184" /><p class="wp-caption-text">Ka Dinas Pariwisata DIY Tazbir (paling kiri) memainkan gunungan wayang sebagai tanda start Gelar Budaya</p></div>
<p>Gelar Budaya kian marak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dusun pun menyelenggarakan Gelar Budaya seperti yang ada di Plumbon, Banguntapan Bantul, Sabtu 22 Januari 2011. Tema yang diangkat panitia adalah: “Mencintai tradisi dan budaya sebagai sebuah cermin kearifan yang memberikan penyadaran terhadap nilai-nilai sosial, budaya dan agama”.</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Prov DIY Tazbir SH, M.Hum rajin menghadiri gelar budaya yang diselenggarakan masyarakat pedusunan itu. <strong><em>(WN)</em></strong></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.apakabarjogja.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.apakabarjogja.com/dusun-pun-selenggarakan-gelar-budaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UPACARA BEKAKAK JADI AGENDA WISATA BUDAYA</title>
		<link>http://www.apakabarjogja.com/upacara-bekakak-jadi-agenda-wisata-budaya/</link>
		<comments>http://www.apakabarjogja.com/upacara-bekakak-jadi-agenda-wisata-budaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Jan 2011 06:21:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ARM</dc:creator>
				<category><![CDATA[PARIWISATA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.apakabarjogja.com/?p=2412</guid>
		<description><![CDATA[Ritual penyembelihan Bekakak merupakan upacara adat yang digelar warga Gamping Sleman setiap bulan Sapar. Untuk tahun ini jatuh pada Jumat, 21Januari 2011. Tradisi selamatan Bekakak Saparan tersebut sudah berlangsung sejak zaman Sri Sultan HB I dan terus dilaksanakan secara turun temurun hingga sekarang. Upacara selamatan ini atas perintah Sinuwun HB I untuk mengenang kesetiaan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 249px"><img src="https://lh5.googleusercontent.com/_buhyK7bVuGg/TZ1KyVN-ZSI/AAAAAAAAABY/4gGFbbKSkYI/bekakak1.jpg" alt="" width="239" height="191" /><p class="wp-caption-text">Sepasang pengantin bekakak yang terbuat dari tepung diarak menuju tempat penyembelihan</p></div>
<p>Ritual penyembelihan Bekakak merupakan upacara adat yang digelar warga Gamping Sleman setiap bulan Sapar. Untuk tahun ini jatuh pada Jumat, 21Januari 2011. Tradisi selamatan Bekakak Saparan tersebut sudah berlangsung sejak zaman Sri Sultan HB I dan terus dilaksanakan secara turun temurun hingga sekarang. Upacara selamatan ini atas perintah Sinuwun HB I untuk mengenang kesetiaan dan ketulusan abdi dalem <em>penongsong</em> (bertugas memayungi Ngarso Dalem) bernama Ki Wirosuto yang dikenal juga sebagai cikal bakal penduduk Kecamatan Gamping.</p>
<p>Bekakak Saparan kini sudah menjadi wisata budaya. Karenanya, dikemas secara atraktif. Kirab yang diikuti prajurit berbusana khas jawa, badut, ogoh-ogoh, kesenian tradisional serta barisan sepeda inthel, motor dan mobil kuno itu menjadi daya tarik tersendiri. <em><strong>(WN/AW)</strong></em></p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.apakabarjogja.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.apakabarjogja.com/upacara-bekakak-jadi-agenda-wisata-budaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

