<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Apa Kabar Jogja &#187; SENI &amp; BUDAYA</title>
	<atom:link href="http://www.apakabarjogja.com/category/seni-budaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.apakabarjogja.com</link>
	<description>city of culture and excellence in information technology trend</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Dec 2011 10:25:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>TRADISI CIBLON DIHIDUPKAN KEMBALI</title>
		<link>http://www.apakabarjogja.com/tradisi-ciblon-dihidupkan-kembali/</link>
		<comments>http://www.apakabarjogja.com/tradisi-ciblon-dihidupkan-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 May 2010 14:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ARM</dc:creator>
				<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apakabarjogja.com/?p=1591</guid>
		<description><![CDATA[Tradisi ciblon atau bermain musik air di sungai kembali dihidupkan oleh warga Kampung Darakan, Prenggan, Kotagede, yang tinggal di tepi sungai Gajahwong Yogyakarta. Sabtu , 1 Mei 2010, kembalinya tradisi yang sudah hilang sejak tahun 80-an lantaran pencemaran air yang sudah kelewatan itu, dimeriahkan  dengan ritual ‘memanggil ikan’ oleh seniman Jemek Supardi. Pargiyanto, salah seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tradisi ciblon atau bermain musik air di sungai kembali dihidupkan oleh warga Kampung Darakan, Prenggan, Kotagede, yang tinggal di tepi sungai Gajahwong Yogyakarta. Sabtu , 1 Mei 2010, kembalinya tradisi yang sudah hilang sejak tahun 80-an lantaran pencemaran air yang sudah kelewatan itu, dimeriahkan  dengan ritual ‘memanggil ikan’ oleh seniman Jemek Supardi.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 393px"><img src="http://img263.imageshack.us/img263/9833/editciblonfoto2.jpg" alt="" width="383" height="255" /><p class="wp-caption-text">Jemek lakukan upacara ritual panggil ikan</p></div>
<p style="text-align: center;">
<p>Pargiyanto, salah seorang tokoh masyarakat Darakan berharap, warga yang tinggal di atas hendaknya juga ikut menjaga kebersihan sungai, dengan tidak membuang sampah di  kali Gajahwong. Sebab, tak ada artinya warga setempat menjaga kebersihan lingkungan kalau di tempat lain masih  asal buang di kali.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 372px"><img src="http://img710.imageshack.us/img710/4797/editciblonfoto4.jpg" alt="" width="362" height="424" /><p class="wp-caption-text">Saat ciblon ibu-ibu nembang dari pinggir sungai</p></div>
<p>Kebetulan, permukiman warga di sekitar Sungai Gajahwong, sudah mulai tertata. Warga membangun rumah dengan menghadap ke sungai sehingga sungai menjadi halaman rumah yang dijaga kelestariannya. Sementara itu, pemerintah kota sudah mengamankan pinggir sungai dengan bronjong.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 400px"><img src="http://img38.imageshack.us/img38/2651/editciblonfoto6.jpg" alt="" width="390" height="259" /><p class="wp-caption-text">anak-anak mulai bermain dengan asyiknya</p></div>
<p>Ciblon sendiri adalah sebuah gerakan telapak tangan yang dipukul-pukulkan ke air dengan berbagai variasi, sehingga memunculkan bunyi plak….. plung…. blang…&#8230; Para pemain ciblon mengaku punggungnya pegal-pegal karena sudah puluhan tahun tidak bermain ciblon.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.apakabarjogja.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.apakabarjogja.com/tradisi-ciblon-dihidupkan-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ANDI BOYONG BAMBU KE TBY</title>
		<link>http://www.apakabarjogja.com/andi-boyong-bambu-ke-tby/</link>
		<comments>http://www.apakabarjogja.com/andi-boyong-bambu-ke-tby/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 May 2010 11:12:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ARM</dc:creator>
				<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apakabarjogja.com/?p=1586</guid>
		<description><![CDATA[Bambu, di tangan anak muda Andi Ramdani, naik gengsi. Bambu sebanyak 2 mobil colt penuh, dibawanya ke Taman Budaya, kemudian disusunnya dalam bentuk melingkar, setelah dipotong pendek-pendek. Berbagai karya lain berbahan baku bambu juga dipajangnya. Maklum, Andi, lajang asal Tasikmalaya Jawa Barat, memang seorang pelukis, lulusan ISI Yogyakarta, tahun 2009 lalu. Sejak tahun 2006 hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin: 3px" src="http://img263.imageshack.us/img263/5548/editbambu4.jpg" alt="" width="250" height="200" />Bambu, di tangan anak muda Andi Ramdani, naik gengsi. Bambu sebanyak 2 mobil colt penuh, dibawanya ke Taman Budaya, kemudian disusunnya dalam bentuk melingkar, setelah dipotong pendek-pendek. Berbagai karya lain berbahan baku bambu juga dipajangnya. Maklum, Andi, lajang asal Tasikmalaya Jawa Barat, memang seorang pelukis, lulusan ISI Yogyakarta, tahun 2009 lalu.</p>
<p>Sejak tahun 2006 hingga kini, bambu senantiasa menggelisahkan naluri kreatifnya. Bahkan ia sempat bingung, antara bermetafora dengan bambu atau melukiskan produk-produk dari bambu. Dalam perjalanannya, Andi makin kukuh, bahwa tema bambu akan terus digeluti sepanjang kreasinya, tak terpengaruh tema-tema lain, yang mungkin saja lebih diminati pasar.</p>
<p style="text-align: center"><img class="aligncenter" src="http://img443.imageshack.us/img443/8013/editbambu1.jpg" alt="" width="250" height="309" /></p>
<p>Selain memboyong 35 lukisan bertemakan bambu ke Taman Budaya Yogyakarta, Andi juga menggarap obyek binatang purba dinosaurus, yang kemudian dia namai bambaoosaurus, yang juga berukuran raksasa.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.apakabarjogja.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.apakabarjogja.com/andi-boyong-bambu-ke-tby/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba Kicau Burung Tanpa Teriak</title>
		<link>http://www.apakabarjogja.com/lomba-kicau-burung-tanpa-teriak/</link>
		<comments>http://www.apakabarjogja.com/lomba-kicau-burung-tanpa-teriak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Apr 2010 13:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ARM</dc:creator>
				<category><![CDATA[PARIWISATA]]></category>
		<category><![CDATA[SENI & BUDAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://apakabarjogja.com/?p=1483</guid>
		<description><![CDATA[Burungnya sendiri sudah seru kicauannya, seperti jenis cucakrowo. Apalagi jumlahnya puluhan, dan dijejer berdekatan dalam sebuah lomba. Minta ampun riuhnya. Belum lagi bila ditingkah dengan ulah dan teriakan pemilik maupun pengunjung yang menjagoi burung tertentu keluar sebagai juaranya. Suaranya makin gaduh saja. Karena itulah, panitia lomba burung berkicau di Sleman Minggu lalu mensyaratkan ketentuan tanpa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Burungnya sendiri sudah seru kicauannya, seperti jenis cucakrowo. Apalagi jumlahnya puluhan, dan dijejer berdekatan dalam sebuah lomba. Minta ampun riuhnya. Belum lagi bila ditingkah dengan ulah dan teriakan pemilik maupun pengunjung yang menjagoi burung tertentu keluar sebagai juaranya. Suaranya makin gaduh saja.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 400px"><img src="http://img97.imageshack.us/img97/70/berkumpul.jpg" alt="" width="390" height="260" /><p class="wp-caption-text">berkumpul</p></div>
<p>Karena itulah, panitia lomba burung berkicau di Sleman Minggu lalu mensyaratkan ketentuan tanpa teriak. Maksudnya, tidak boleh ada yang menyebut nama yuri, nomor gantangan, bertepuk tangan dan sebagainya.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 400px"><img src="http://img405.imageshack.us/img405/5615/memasukiarena.jpg" alt="" width="390" height="259" /><p class="wp-caption-text">memasuki arena lomba</p></div>
<p>Namun kenyataannya, pemilik burung dan penikmat lomba masih terbawa emosi. Ada banyak yang masih menyebut nama yuri, nama burung maupun nomor gantangannya. Bahkan dengan kerasnya bertepuk tangan, memberikan kode bagi sang jagoan yang sedang berlaga.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 400px"><img src="http://img96.imageshack.us/img96/7034/memberisemangat1.jpg" alt="" width="390" height="262" /><p class="wp-caption-text">menyemangati tanpa harus berteriak</p></div>
<p>Padahal senyatanya, lebih nikmat mendengar kicauan burung, ketimbang suasana menjadi hiruk-pikuk, campur aduk antara suara burung berkicau yang ditingkah dengan teriakan orang. Memberikan semangat cukup dengan lambaian tangan, bak mengelu-elukan artis idola mereka yang sedang manggung</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><img style="margin: 3px;" src="http://img69.imageshack.us/img69/5526/siapbertarung.jpg" alt="" width="200" height="288" /><p class="wp-caption-text">siap bertarung</p></div>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><img style="margin: 3px;" src="http://img688.imageshack.us/img688/9594/penilaian.jpg" alt="" width="200" height="290" /><p class="wp-caption-text">penilaian yuri</p></div>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">Lomba kicau burung non teriak memang perlu sering digelar, supaya lebih bisa dinikmati.</p>
<p><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://www.apakabarjogja.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.apakabarjogja.com/lomba-kicau-burung-tanpa-teriak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

