Menjadi seorang seniman tidak akan terhalang oleh kondisi dan status. Inilah yang dapat terlihat dari threeda Mayrayanti, yang saat ini sebenarnya seorang ibu rumah tangga. Dengan berbagai gejolak yang dirasakan dalam dirinya, mendorong untuk melahirkan sejumlah karya yang saat ini ditampilkan dalam Starngers on My Pillow di sangkring gallery.
Efrizal Malna dalam komentarnya terhadap karya Threeda mengungkapkan, karya trheeda menunjukkan sejumlah keteguhan dalam melihat cinta dan kesucian yang harus selalu berjalan bersama. Sebagai seorang ibu rumah tangga, Threeda memiliki romantika yang tetap dipertahankan untuk menetapkan pilihan dalam menyikapi perubahan jaman.
Karya yang tertuang dalam media kertas dan kanvas ini juga memperlihatkan bahwa trheeda juga memiliki kepekaan terhadapp sejumlah perkembangan kehidupan bermasyarakat. Salah satu perhatiannya terlihat pada sebuah karya yang menampilkan sejumlah anak-anak, yang tampil dengan berbagai atribut. Tampilan murni yang ditampilkan Threeda ini juga menjadi sebuah pesan kepada sejumlah perupa untuk tetap menghargai unsure kehidupan seperti halnya anak-anak.
Kegiatan yang ditampilkan hasil kerjasama dengan Museum Dan Tanah Laiat ini, akan menjadi penutup dari sejumlah kegiatan yang diadakan di tempat yang sama, sebelum beberapa waktu kedepan sangkring art gallery akan pindah lokasi diutara gedung yang lama.










Posted in 












